Powered By Blogger

Total Pageviews

kesehatan radiologi


Subscribe to Feed


Pages

Aangedryf deur Blogger.

Popular Posts

RSS
Wys tans plasings met die etiket kesehatan gigi. Wys alle plasings
Wys tans plasings met die etiket kesehatan gigi. Wys alle plasings

CARA MERAWAT GIGI YANG BAIK DAN BENAR

 
Cara merawat gigi yang baik :
  1. Menyikat gigi dengan baik dan teratur, ada 3 faktor yang harus diperhatikan:
                  a. Pemilihan sikat gigi
Pilih bulu sikat gigi yang jangan terlalu keras/lembek/jarang. Ujung sikat gigi dan ujung bulu sikat sedekat mungkin karena bila tidak ujung sikat sudah mentok ke bagian belakang mulut tapi bulu sikat tidak kena ke permukaan gigi bagian belakang. Atau pilihlah sikat gigi kecil untuk menyikat gigi geligi bagian belakang /gigi geraham. Gantilahlah sikat gigi minimal setiap 3 bulan sekali atau bila bulu sikat gigi sudah tidak beraturan.

 b. Cara menyikat/gerakan sikat gigi
Lakukan dengan gerakan vertikal dari arah gusi ke ujung gigi. Untuk rahang atas, dari atas ke bawah dan sebaliknya, untuk rahang bawah, dari bawah ke atas. Bagian luar, dalam dan permukaan gigi yang untuk mengunyah disikat dengan teliti tapi tanpa tekanan. Gusi juga harus disikat agar sisa-sisa makanan lunak yang ada di leher gigi tersikat dan melakukan massage pada gusi sehingga gusi sehat, kenyal dan tidak mudah berdarah. Juga mencegah terbentuknya karang gigi.

 c. Frekuensi menyikat gigi
Sebaiknya dilakukan minimal 2 kali sehari pada pagi hari sesudah sarapan dan malam hari sebelum tidur. Lebih baik menggunakan pasta gigi yang mengandung fluor yang dapat menguatkan email.

 2.  Gunakan dental floss untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang menempel pada sela-sela gigi dan tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi.
 3.  Bersihkanlah lidah dengan menggunakan alat pembersih lidah atau sikat gigi tanpa odol karena lidah merupakan tempat berkumpulnya bakteri yang dapat menyebabkan bau mulut.
 4.  Kontrol rutin ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali.

Selain cara-cara tersebut diatas, tips-tips berikut juga sangat berguna untuk mencegah kerusakan gigi:
1.  Berkumur dan minumlah air putih sesudah makan.
2.  Hindari makanan yang manis dan lengket, seperti sirop, permen dan coklat.
3.  Mengunyah permen karet yang tidak mengandung gula karena dapat meningkatkan aliran air liur/saliva yang dapat membersihkan partikel makanan
     dan asam penyebab kerusakan gigi.
4.  Biasakanlah untuk memakan buah-buahan segar karena selain baik untuk kesehatan, seratnya dapat membantu menghilangkan kotoran yang ada di
     gigi.
      5.  Makanlah makanan yang seimbang dan kaya akan kalsium seperti susu, keju, telur, teri, bayam, katuk, sawi, brokoli, dll.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tips Merawat Gigi Yang Baik

March 5, 2013 - Kesehatan - Tagged: , , , , - no comments

Tips Merawat Gigi Yang Baik - Gigi merpakan termasuk bagian tubuh yang amat sensitive terhadap kerusakan gigi yang menyebabkab sakit gigi. Sakit gigi memang bukan penyakit yang secara langsung membahayakan jiwa. Meski demikian, kondisi ini sering menganggu konsentrasi hingga pasien tidak bisa menyelesaikan pekerjaan dengan benar. Menurut Drg Tri Erri Astoeti Mkes, penyakit gigi dan mulut menduduki peringkat ke-6 dalam daftar penyakit yang sering diderita penduduk Indonesia. “Yang paling banyak gangguan periodontal, yakni gangguan pada jaringan penyangga gigi,” jelas wakil dekan IV Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti, Jakarta itu.
Susunan-Gigi-Manusia
Penyebabnya bermacam-macam. Yang terbanyak adalah kesalahan dalam menyikat gigi. Kasus itu mencapai 61,54 persen. “Ada yang salah cara menyikat, ada yang salah waktu. Maksudnya, menggosok gigi berkali-kali. Ada yang menyikat gigi sampai 10 kali sehari. Itu kan malah merusak lapisan gigi,” kata Tri Erri di sela kongres Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Kamis (20/3).
Tri mengaku prihatin karena masih banyak orang yang mengabaikan kesehatan gigi dan mulut. “Banyak yang tidak tahu bahwa gangguan kesehatan gigi dan mulut bisa memicu penyakit sistemik lain. Misalnya, diabetes atau stroke. Gangguan periodental meningkatkan risiko stroke hingga 50 persen pada mereka yang berusia 25-54 tahun,” jelasnya.
Penyakit gigi dan mulut juga memengaruhi produktivitas kerja. Sebuah penelitian menemukan, 62,4 persen pekerja mengalami gangguan aktivitas akibat sakit gigi. Jika sepekan dihitung 5 hari kerja, dalam sebulan rata-rata 4 hari kerja hilang gara-gara sakit gigi. “Kalau dirupiahkan, berapa tuh kerugiannya,” tutur perempuan berjilbab tersebut.
Karena itu, menjaga kesehatan gigi dan mulut dianggap sangat penting. Caranya, menyikat gigi dengan benar dan teratur. Dental floss (benang gigi) dan obat kumur bisa dipakai kalau perlu. Bila sibuk, ada alternatif menggunakan produk yang mengandung xylitol, bahan pemanis alami yang mampu mencegah terjadinya karies (lubang) gigi.
Xylitol, kata Tri, memang dipakai sebagai nama merek produk tertentu. Tapi, xylitol sebetulnya nama pemanis alami. Dia bisa didapatkan dari strawberi, kembang kol, dan bayam. Xylitol juga dihasilkan oleh metabolisme liver. Hanya, jumlahnya memang tidak banyak. “Susunan karbon dalam xylitol lain dengan pemanis seperti sukrosa atau glukosa. Susunan karbon inilah yang membuat xylitol tidak merusak gigi,” kata Prof Akira Suzuki Hamura D.D.S PhD dari The Nippon Dental University Hospital, Jepang, saat menghadiri kongres PDGI. Akira menambahkan, xylitol juga diketahui mempu menghalangi perkembangbiakan bakteri mutans streptococci (Mutans S) dalam rongga mulut. Bakteri inilah yang menyebabkan terbentuknya plak dan karies gigi.
http://contohartikelku.com/tag/merawat-gigi-yang-baik-dan-benar/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS